be_abe
Indonesia

Hello my name is Abe and this is my Journey! I use this awesome website to tell people my story. Through all the places and things I see around the world, there isn't a best way to share my experience! Follow my daily updates and discover with me the essence of traveling!

Booking and Reservation
Calender
February 2019
M T W T F S S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  
Categories
Instagram
  • Dari kecil diajarkan hemat yah nak.
Cukup beli kulkas saja sudah bisa di gunakan sebagai lampu tidur dan AC.
Cukup buka kulkas maka kamar akan terasa dingin dan lampu redup untuk tidur sudah siap.

Kalau kalian caranya berhemat listrik gimana?
Tulis di komen yah.

#Ayra3Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Anak bayi bobonya mesti deket ketek daddy.
Kalo di taro di kasur kebangun, trs daddy kudu piye?

Jadi buat bapak2 baru yg ngalamin hal kyak gini santai aja ga usah bingung.
Kalo anaknya udah tidur terlelap dan klo diletakin ke kasur kebangun, caranya adalah gendong lebih lama setelah anaknya terlihat tidur, ketika di taro ke kasur, sambil di goyang2 biar berasa masih di gendong.

#Ayra3Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Ssssstttt.... jangan berisik yah, Ayra mau bobo.
Kalian ngobrol jauh2 sana kalo mau berisik.
*wouii bayi 3 bulan bisa selfie*

#Ayra3Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • β€œ Ajarkanlah anak-anakmu memanah, berenang dan menunggang kuda” (HR. Ahmad). Hashtag siabejalanmulu skrg pindah akun ke --> @siabejalanmulu yah guys
  • Ayra sekarang sudah berusia 3 bulan.
Makin gembil dan tembem, makin pinter banyak suaranya (makin kenceng juga nangisnya).
Banyak kosakata yang sudah dipelajari olehnya.
Dan sehat dan pintar yah Ayra Safaluna Akhmad.

#Ayra3Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Hai semuanya, mau kasih tau untuk akun Instagram gw yang baru bisa langsung di follow sesuai dengan hobby masing2.

Untuk teman2 yang suka dengan jalan2 bisa follow @siabejalanmulu yah.

Untuk teman2 yang suka dengan photography bisa follow @abephotografx yah.

Ditunggu semuanya.

#SiAbeJalanMulu
#AbePhotograFX
  • Ayra dirumah rewel, kalo diajak jalan2 anteng sampe bisa tidur di tengah keramaian.
Ok baiklah kita mirip banget πŸ˜‚

#Ayra2Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Happy Anniversary yang pertama dan seterusnya beb @rasi.dian semoga senantiasa kita selalu belajar akan semua hal agar lebih baik menjadi pasangan dan menjadi orang tua.
😘😘😘😘 #Ayra1Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Yeah 2 bulan Ayra Safaluna Akhmad.
Udah makin sering ketawa ketawa, kata2nya bertambah lagi, senyum2 manis yang bikin orang2 yg melihatnya melting.
Duh nak senyum kamu bahaya nih kyak senyum daddy.
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
Cinta, sehat2 terus dan tumbuh pintar yah kesayangan Daddy dan Cinto.
Jalan bulan ke-3 kira2 kamu belajar apalagi yah?

#Ayra2Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Di kolong langit
Kau adalah doa,
Aku orang buta.
Di sajak para Raja
Kau adalah permaisuri.
Dan aku, sang sufi pada ayunan sepi. -andra dobbing

#abephotografx 
#abephotografxlandscape

Follow Me!

Statistics
  • 5
  • 909
  • 6,277
  • 61,368
Dalam Negeri Travelling

Nyasar ke Banda Aceh – Sabang – Rubiah 9 – 13 Feb’16 (part 2)

By on 18 February 2016

Day 6 (11 Feb 2016)

Semangat bangun pagi ini untuk mendapatkan sunrise di dermaga, videonya bisa di liat –> disini

Setelah itu gw kembali menuju penginapan untuk bersiap siap main air di Pulau Rubiah.

Yeaahhh….ini yang paling gw nantikan, semoga cuaca dan air laut mendukung kegiatan positif ini.
Sampai di dermaga kami langsung menyewa alat (gak bawa alat sendiri karena gak pake bagasi), disinilah kami berkenalan dengan guide kami yang bernama Bang Degam, kebetulan semalam ketemu diwarung makan sehingga cepat untuk nyambung karena gw dan dia sama-sama ‘gila’ dari semalam. Hahahaha..
Tiba-tiba hujan deras sehingga kami harus menunda kepergian kami di pulau Rubiah.
Sekitar jam 09.30AM hujan mulai reda dan kami akan mulai penyebrangan ke Pulau Rubiah.

Disini terdapat berbagai macam kapal, kapal biasa seharga Rp.200.000 bentuknya kecil seperti speedboat biasanya, lalu ada kapal yang harganya Rp.250.000 yang menggunakan atap dan terdapat semacam akuarium sehingga dari dalam kapal kami dapat melihat terumbu laut dan ikan, dengan segala pertimbangan dari 7 kepala akhirnya kami memutuskan untuk menyewa yang menggunakan atap supaya bisa melihat dasar lautan. Oh iya sebelum main air jangan lupa sarapan yah supaya tidak keram dan kuat berenangnya.

Disini lautnya jernih banget, bahkan dari dermaga saja kita bisa jelas melihat ikan ikan yang berenang kesana kemari. Uniknya ikan disini tidak penakut dan jumlahnya sangat banyak serta beraneka ragam. Kalau mau kasih makan ikan beli saja mie rebus di warung yang ada di Pulau Rubiah harganya Rp.5.000 sebungkus cukup murah dan lebih baik menggunakan mie daripada roti yang kalau kena karang itu bisa merusak. Jaga dan lestarikan alam ini untuk anak cucu kita, jangan egois mentang-mentang udah pernah kesini terus menghancurkannya begitu saja. Kalau seperti itu kalian benar benar sampah masyarakat yang hanya bisa merusak.

Sesampainya di Pulau Rubiah, kapal yang mengantar kami langsung kembali lagi ke Pelabuhan, dan apabila kita sudah selesai nanti bisa hubungi perahu tersebut dan akan di jemput kembali dengan waktu maximal jam 06.00PM, jadi kalau sudah sampai Rubiah mau berapa jam pun bebas dan kapal hanya menjemput maximal jam 06.00PM setiap harinya.

Di tempat snokling itu gw bertemu dengan banyak ikan yang tidak mungkin gw hafal satu per satu hingga gw menemukan ikan pari yang ekornya ada racunnya, lion fish yang termasuk beracun, gurita yang tadinya mau gw tombak untuk dijadikan sate (tapi sepertinya dilarang) hingga ubur ubur.

Ini keren banget, ini lebih tepat di sebut dengan Akuarium ukuran XXXXLLLL karena kalau melihat dari foto itu tampak seperti akuarium, tidak keliatan di laut dengan jumlah populasi ikan yang baru pertama kali gw lihat.

Setelah puas dengan melihat keindahan laut di Pulau Rubiah maka saatnya kami kembali ke daratan untuk melanjutkan petualangan kami di Pulau Sabang yang keren ini.

Spot pertama yang kami kunjungi adalah Sabang Fair, disini terdapat landmark Pulau Weh beserta fasilitas olahraga gratis yang disediakan oleh pemerintah setempat,
kemudian di lanjutkan menuju spot ke-2 yaitu Pantai Kasih yang terdapat batu batu hitam, konon katanya dulu itu pantainya tidak ada batu hitam ini, batu batu hitam ini terbawa oleh derasnya tsunami pada tahun 2004 silam.
diteruskan ke spot ke-3 yaitu Pantai Sumur Tiga.
Sampai di pantai ini ternyata ada hammock jaring yang telah terpasang yah lumayan untuk santai santai menikmati sentuhan mentari siang ini.

Dinamakan Pantai Sumur Tiga karena di pinggir laut terdapat tiga sumur yang isinya air tawar, Subhanallah sungguh hebat kuasaMu.

Setelah dari Sumur Tiga kami mencari penginapan untuk malam ini sekaligus menuju destinasi berikutnya.

Setelah mendapat tempat penginapan kamipun bergegas menuju Bunker Jepang sebagai destinasi yang ke-4. Di Benteng Jepang ini dahulu kala digunakan oleh pasukan Jepang sebagai tempat berlindung dari serang udara dan laut, masih terdapat meriam bekas peninggalan perang dahulu, ada pula berita yang mengatakan bahwa ada lorong bawah tanah yang bisa muncul di suatu tempat, tapi sayang sekali kami tidak dapat menemukannya.

Dari Bunker Jepang ini kami melihat destinasi ke-5 kami yaitu Pantai Anoi Itam yang artinya Pasir Hitam khas pasir vulkanis.

Setelah puas berfoto-foto perjalanan kami lanjutkan menuju tempat makan dikota Sabang karena kami lupa akan makan siang padahal waktu sudah menunjukkan jam 05.15PM.

Sesampainya di kota Sabang kami memilih untuk mencoba Mie Kocok Sabang yang bentuknya mirip Mie Ayam, kalau tidak ada kuahnya pasti mirip Mie Yamin dan Martabak Aceh yang bentuknya mirip telur dadar,

Yuummmyyyyy..
itadakimasu mina-san.
Dikota ini kami sempatkan untuk belanja oleh-oleh layaknya orang kebanyakan yang kalau temannya lagi travelling bilangnya ‘oleh-oleh jangan lupa’, lain dengan orang barat diluar sana ketika temannya jalan jalan bilangnya ‘Have fun and Take Care’.
Kemudian kami lanjutkan untuk hunting Sate Gurita di Taman Wisata Kuliner tapi karena mungkin bukan rejeki kami, sate gurita tidak kami dapatkan dimanapun -_-, tau gitu tadi aja di Pulau Rubiah tuh gurita gw tombak untuk cemilan di perjalanan.

Balik saja ke penginapan yang sudah di booking, harus ikhlas melepas rasanya Sate Gurita, yah mau gimana lagi sudah di cari cari muter muter ke beberapa tempat juga tidak ada yang jual karena sedang habis dan di tambah pula hari ini adalah hari kamis, bukan malam minggu yang biasanya ramai akan pengunjung.
Sesampainya di penginapan kami langsung bersih bersih dan gw minta tolong ke teman untuk di buatkan tattoo menggunakan henna dan hasilnya wow banget.
Selamat tidur semuanya
Hai….bangun… jangan tidur dulu.. (baru nulis ini aja udah merinding lagi). Jeng jeng jeng…
Perhatian untuk kalian, berdoa dulu sebelum membaca ini,dan selama membaca harap perhatikan kanan kiri kalian yah, kalau pakai meja atau tempat tidur harap di cek kolongnya terlebih dahulu, apapun yang terjadi bukan kesalahan penulis.
selama membaca.
Kenapa sih takut banget, ceritanya tidak semenakutkan yang kalian bayangkan kok, hanya saja 4 orang wanita semuanya tidur di kamar pria, mengapa demikian? Mungkin karena ketakutan.
Ketakutan karena apa sih?
YAH TAKUTLAHHH!!!!! Pernahkah kalian MERASA TERHIMPIT sesuatu padahal kalian berada di ruang terbuka? Pernahkah kalian merasa banyak yang sedang menatap kalian padahal saat itu kalian HANYA SENDIRIAN diruangan tersebut.
Dimulai dari salah satu teman yang begitu masuk ke kamar cewek seketika pandangan tertuju pada sebuah lemari yang pintunya rusak dan tidak bisa tertutup rapat. Bayangkan saja ketika kalian sedang menatap sela-sela Β pintu yang tidak tertutup itu kemudian muncul mata yang seketika membalas tatapan kalian, bisa merem gak tuh? Itu hanya diminta untuk bayangkan saja kok, Alhamdullilah kejadian itu tidak terjadi kepada kami.
Ketika kami (para cowok) masuk ke kamar cowok semua terasa masih biasa hingga pada suatu ketika lagu dimainkan dengan volume yang agak tinggi (tapi seru sih dengerin lagu kenceng kenceng) seketika suasana mulai berubah perlahan-lahan, tiba-tiba teman gw yang memutar musik diminta untuk menurunkan volumenya tapi tidak di gubris jadinya teman gw langsung mandi duluan setelah itu lansung mengaji, hhhmmm… sepertinya ada yang tidak beres. Bener saja ketika gw masuk ke kamar mandi dan saat itulah gw merasa suasana mulai mencekam dan menghimpit badan gw, gw mandi dengan tidak menutup rapat pintu karena feeling sudah tidak enak, terasa banget secara tiba-tiba energi besar datang dalam jumlah banyak. Gw lanjutkan untuk mandi walau dalam keadaan terburu-buru dan tidak berani menatap kloset, gw mandi dengan posisi tertunduk saja persis seperti anak babi yang jalannya nunduk karena malu punya induk babi. Sampai ingin buang air besar saja gw tahan karena feeling gw di kloset itu sudah sangat tidak bagus, gimana kalau duduk di situ eh di elus-elus mesra sama yang berada di samping kloset? Aarrggghhh… feeling sama ketakutan memang beda tipis.
Ternyata usut punya usut, ketika teman gw mengaji tiba-tiba ada yang muncul di batinnya seperti energi besar dari ‘penunggu’ daerah ini, entah itu hanya khalayan atau tampak nyata, tapi yang jelas kehadirannya seolah-olah memberitahu bahwa kedatangan kami dengan musik keras tadi sangat membuat ‘mereka’ tidak nyaman.
‘Mereka’ tidak menggangu dengan menggerakkan barang-barang disekitar kami, tapi mungkin kami di pegang atau mungkin bersentuhan dengan mereka, hanya saja tidak semua bisa merasakannya, yang jelas energi mereka itu besar banget sampai berasa berat di badan. Dan malam ini para cewek tidur di kamar cowok dengan Murotal-an hingga pagi menjelang.
Walaupun dia sedang mengaji dan sepanjang malam diputar Ayat Suci Al-Qur’an hingga pagi mereka tidak pergi menjauh, mereka tetap berkumpul dikamar ini untuk mendengarkannya, jujur saja malam itu gw merasakan kesedihan karena hawa dari ‘mereka’ yang mungkin kangen mendengar suara Ayat Suci Al-Qur’an, kasihan banget tidak ada yang mengaji dan berdoa untuk mereka, semoga masih ada yang mau mengaji atau mendengarkan Ayat Suci Al-Quran kepada ‘mereka’. (ngetiknya saja berasa sedih banget, merinding dan mau nangis). Semoga kalian bisa mendapatkan pelajaran yang berharga dari kejadian ini.

Day 7 (12 Feb 2016)

Jam 5 terbangun oleh alarm, tapi kembali tidur lagi karena AC dingin banget jadinya selimutan lagi sampai kaget terbangun karena sudah jam 06.15AM padahal kami di jemput pagi pagi jam 06.30AM dikarenakan hari ini kami harus kembali ke Banda Aceh dengan kapal jam 07.30AM waaaahhhhh… gak pake mandi langusng berangkat saja daripada ketinggalan kapal. Sesampainya di pelabuhan ngeliat bule juga gak mandi, yaudah pas lah gw sudah mirip bule. Hahahahaha….
Jam 07.30AM kapal pun berangkat menuju Pelabuhan Uleelheu di Banda Aceh. Sampai jumpa Pulau Sabang, aku akan kembali untuk diving disana.
Allahu Akbar…Allahu Akbar… terpesona, merinding melihat sendiri dengan mata ini bahwa air dengan jenis yang berbeda berada di laut lepas seperti ini. Sungguh hebat kuasaMu.
β€œDia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” (QS. Ar-Rahman: 19-20)
Jam 09.30AM sudah sampai di Pelabuhan Ulele yeahhh… kapal berangkat tanpa tertahan dan sampai sesuai dengan jadwal yang kami rencanakan.

Alhamdullilah 2 hari puas banget di Pulau Weh dengan mengunjungi semua tempat sesuai dengan rencana.

Sampai di pelabuhan kami sudah di jemput oleh Bu Ika dan langsung menuju Museum Tsunami.
Disini kami melihat nama-nama korban Tsunami, sisa-sisa barang Tsunami, hingga video dokumenter Tsunami 2004, dijamin bakalan nangis, mungkin tidak nangis di mata, tapi batin akan merasakan kepedihan yang sungguh sungguh bisa bikin badan ini lemas untuk membayangkan betapa menyedihkannya kondisi saat itu, tapi seiring waktu berlalu dan bantuan dari negara lain berdatangan perlahan senyum korban tsunami muncul kembali walau gw tau didalam hatinya masih menangis dalam kepedihan yang mendalam.

Waktu sudah menunjukan 11.30AM dan di Aceh ini sangat menyenangkan karena toko dan tempat wisata akan di tutup sementara saat waktu sholat Jumat telah tiba.

Setelah menunaikan Sholat Jumat itu kami makan ayam tangkap supaya kuat menghadapi kenyataan…bahwasanya kami sedang dalam kondisi liburan, sungguh tidak menyenangkan kalau lagi liburan itu sakit.

Kalo perut terisi langsung menuju tempat selanjutnya yaitu Kapal yang tersangkut di atas rumah.

Kapai ureueng meulaot nyoe jipeuek ateueh rumoh nyoe le geulumbang tsunami bak 26 Desember 2004. Kapai nyoe jeuet keu tanda nyang peunteng pakriban keu dahsyat musibah tsunami nyan. Beureukat kapai nyoe 59 ureung seulamat watee kejadian nyan.
Artinya apa?
Intinya 59 orang selamat karena naik ke kapal ini ketika air pasang dan kapal mulai bergerak ke atap rumah, sekilas mirip dengan cerita Nabi Nuh A.S.

Selanjutnya menuju ke pesisir pantai Lampu’uk dan di lanjutkan ke Tebing Lampu’uk.

Pantai Lampu’uk tuh panjanggggg bangettttt, ini adalah bagian kiri di pantai Lampu’uk, inget gak pas kita menikmati sunset dengan makan ikan kakap bakar? Nah itu bagian tengah dari pantai ini, selanjutnya dari sisi kiri kita akan bergerak menuju sisi kanan dari Pantai Lampu’uk ini yang katanya keren dan beda banget dengan sisi tengah dan kiri. Cuuuusssss….

Ini bukan mimpi. Ini sungguh luar biasa, sampai sini gw cuma bisa terperangah ada kolam ikan di pinggir pantai, hellauuuuuu…ini keren banget sampe ada penginapan yang vilanya ada di tebing dan penginapan di tengah danau. Sangking luasnya pantai ini sampe mirip padang pasir dan danau sebagai fatamorgana.
Mari kita menikmati Pizza khas Italia di Joel’s Bungalow. Kenapa Pizza khas Italia? Katanya sih setelah tsunami itu ada wanita Indonesia yang menikah dengan bule, kemudian dibawa ke tempat lahirnya bule tersebut, hingga suatu hari wanita tersebut kembali ke Indonesia dan membuka usaha restaurant ini dengan menu Pizza yang menjadi andalan, pasti disana pernah belajar membuat pizza yang rasanya enak banget dengan citarasa pizza Italia. Kalau kalian kesini, harus cobain deh, harganya tidak terlalu mahal walaupun lokasi ini mayoritas yang menempati adalah turis dari mancanegara dan lokasi ini cocok untuk foto prewedding loh. ^_^

Langit sudah mulai gelap dan matahari mulai mengumpat karena malu akan kehadiran bulan yang bersinar lebih indah, itu tandanya kami harus mencari makan malam tapi sebelumnya mampir ke Mesjid Rahmatullah yang menjadi pusat perhatian juga karena kokoh di terjang tsunami. Desa Lampu’uk yang jaraknya hanya 400 meter dari pinggir pantai semua tersapu bersih oleh dahsyatnya tsunami 2004, tapi walau jendela dan pintu rusak diterjang tsunami atas kehendak Allah SWT mesjid ini tetap kokoh berdiri. Subhanallah.

sisa tsunami yang di biarkan tidak di perbaiki sebagai bukti bahwa semua terjadi karena kehendak Allah SWT

Malam ini adalah makan malam terakhir di Banda Aceh, jadi kita tidak akan menyianyiakan kesempatan yang ada. Malam ini kami mencari yang sangat amat special yaitu Mie Aceh Kepiting Serena yang rasanya nikmat tapi harganya murah. Sepiring ini hanya Rp.15.000 yummyy… jangan mikirin harganya di Jakarta yah, udah pasti beda banget. Hahahahaha…..

Perut kenyang tapi yang utama adalah Kopi Aceh belum di coba nih, putar haluan dari arah pulang kerumah menjadi nongkrong ganteng/cantik di Cut Nun Workop. Kopi Aceh enakkkkk…. aku suka…

kiri: Sanger – Kanan: Pancung
Terima kasih ya Allah SWT hidupku menyenangkan.
Alhamdullilah
Day 8 (13 Feb 2016)
Bangun tidur tiba tiba terdiam sambil terduduk sedih karena hari ini sudah waktunya pergi meninggalkan kota Banda Aceh yang sangat indah serta keluarga yang sangat baik ini. Tapi kenyataan mengharuskan kami untuk berpisah sementara dan harus kembali ke aktifitas masing-masing.
Dari rumah ini kami di antarkan menuju Bandara dan saat itulah perpisahan sementara dengan Bu Ika dan keluarganya. Terima kasih telah menjaga dan merawat kami seperti keluarga sendiri. Semoga Bu Ika dan keluarga semuanya selalu sehat dan selalu di lindungi oleh Allah SWT.
Semoga kami masih diberikan umur, kesehatan dan rejeki yang cukup untuk bisa kembali kesini.
Kiri-Kanan: Abe-Agung-Bu Ika-Esty-Ibunya Bu Ika- Mak Fadlun-Fenty-Dewi. Photo by timer
Waluyo kemana???!!!! Kok tidak ada di foto?
Oh iya, itu karena jam penerbangan kami berbeda dengan waluyo yang harus terbang lebih awal Β jam 06.00AM daripada kami yang akan terbang dari Banda Aceh jam 08.55AM.
Ok pembaca, terima kasih telah menyimak trilogy kisah perjalanan liburan kami dari Malaysia – Melaka – Banda Aceh – Sabang – Weh – Rubiah.
Sampai jumpa di cerita perjalanan gw selanjutnya.
Jangan lupa follow Instagram gw di @be_abe dan untuk bertanya tanya bisa kirim email ke budianto.djaja@gmail.com atau Line: be_abe.

—BYE—
Β 
Kebiasaan ketinggalan rincian harga pengeluaran selama di Aceh dan Sabang.
Berikut ini rincian harganya yah dengan penggenapan harga keatas:
  • Mobil selama di Aceh day 7 = Rp.450.000 dibagi 7 orang menjadi Rp. 65.000/orang
  • Mobil + Bensin + Driver di Sabang = Rp.700.000 dikali 2 hari menjadi Rp.1.400.000 dibagi 7 orang menjadi Rp.200.000/orang
  • Penginapan di Iboih Rp.350.000 dikali 2 kamar menjadi Rp.700.000 dibagi 7 orang menjadi Rp.100.000/orang
  • Penginapan di Sumut Tiga Rp.350.000 dikali 2 kamar menjadi Rp.700.000 dibagi 7 orang menjadi Rp.100.000/orang
  • Sewa Kapan ke Rubiah Rp.250.000 dibagi 7 orang menjadi Rp.Rp.36.000/orang
  • Biaya Guide di Rubiah Rp.150.000 dibagi 7 orang menjadi Rp.22.000
  • Sewa alat set snorkling Rp.45.000/orang
  • Kapal ferri berangkat Rp.27.000
  • Kapal ferri pulang Rp.27.000
  • Makan pagi nasi guri day 4 = Rp.15.000
  • Makan siang di rumah Bu Ika day 4 = Rp.0 (Alhamdullilah)
  • Makan malam di Pantai Lampu’uk day 4 = Rp.42.000
  • Makan pagi di rumah Bu Ika day 5 = Rp.0 (Alhamdullilah)
  • Makan siang di Pantai Gapang day 5 = Rp.40.000
  • Makan malam depan penginapan Iboih day 5 = Rp.30.000
  • Sertifikat Kilometer 0 = Rp.30.000
  • Makan pagi gulai kambing day 6 = Rp.30.000
  • Makan siang day 6 = Rp.0 (lupa makan siang)
  • Makan malam mie aceh day 6 = Rp.25.000
  • Makan pagi nasi guri day 7 = Rp,10.000
  • Makan siang ayam tangkap day 7 = Rp.20.000
  • Makan malam kepiting day 7 = Rp.15.000
  • Makan pagi dirumah Bu Ika day 8= Rp.0 (Alhamdullilah)
Total pengeluaran selama di Aceh – Sabang sebesar Rp.879.000.
Alhamdullilah tidak sampai 1 juta, bahkan ini bisa lebih murah lagi kalau porsi makan kalian tidak seperti gw. Gini-gini gw makan banyak loh, udah bukan cacingan tapi udah menjadi naga. Hahahaha…
Untuk pengurangan biaya bisa bisa simak tips berikut ini:
  • Cari penyewaan mobil yang lebih murah dari harga tersebut di day 7.
  • Di Sabang sewa motor saja, harganya lebih murah daripada sewa mobil, kalau nyasar atau serem dan tiba tiba ketemu binatang yang lalu lalang jangan salahin gw yah, gw saranin sewa mobil saja lebih aman dan drivernya pasti tau jalan.
  • Penginapan di Iboih dan Sumur Tiga ada yang lebih murah lagi, selamat mencari.
  • Sewa kapal di rubiah yang speed boat biasa tanpa atap, kalau kehujanan yah nasib kalian itu siapa suruh tidak sewa yang pakai atap dan ada akuariumnya.
  • Kalau bisa jaga diri sendiri tidak perlu guide, saran gw sih pakai guide saja jadi bisa ngobrol kenal sama penduduk local, siapa tau bisa dapet info menarik dari mereka sekaligus di jagain oleh mereka yang ahli.
  • Bawa alat snorkling sendiri atau gak usah pakai alat, anggap saja itu kolam renang pribadi.
  • Sampai di landmark kilometer 0 tidak usah pakai sertifikat kalau jadi tembok dirumah kalian tidak ada pajangannya sertifikat tersebut.
Cukup sekian tips dari gw, ingat yah jangan sampai liburan kalian kacau karena sakit atau kenapa kenapa di perjalanan, keselamatan dan kenyamanan itu nomor 1 jadi jangan terlalu berhemat kalau mau jalan jalan dan senang senang yah.
+++Kali ini BYE beneran+++
TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT