be_abe
Indonesia

Hello my name is Abe and this is my Journey! I use this awesome website to tell people my story. Through all the places and things I see around the world, there isn't a best way to share my experience! Follow my daily updates and discover with me the essence of traveling!

Booking and Reservation
Calender
February 2019
M T W T F S S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  
Categories
Instagram
  • Dari kecil diajarkan hemat yah nak.
Cukup beli kulkas saja sudah bisa di gunakan sebagai lampu tidur dan AC.
Cukup buka kulkas maka kamar akan terasa dingin dan lampu redup untuk tidur sudah siap.

Kalau kalian caranya berhemat listrik gimana?
Tulis di komen yah.

#Ayra3Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Anak bayi bobonya mesti deket ketek daddy.
Kalo di taro di kasur kebangun, trs daddy kudu piye?

Jadi buat bapak2 baru yg ngalamin hal kyak gini santai aja ga usah bingung.
Kalo anaknya udah tidur terlelap dan klo diletakin ke kasur kebangun, caranya adalah gendong lebih lama setelah anaknya terlihat tidur, ketika di taro ke kasur, sambil di goyang2 biar berasa masih di gendong.

#Ayra3Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Ssssstttt.... jangan berisik yah, Ayra mau bobo.
Kalian ngobrol jauh2 sana kalo mau berisik.
*wouii bayi 3 bulan bisa selfie*

#Ayra3Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • “ Ajarkanlah anak-anakmu memanah, berenang dan menunggang kuda” (HR. Ahmad). Hashtag siabejalanmulu skrg pindah akun ke --> @siabejalanmulu yah guys
  • Ayra sekarang sudah berusia 3 bulan.
Makin gembil dan tembem, makin pinter banyak suaranya (makin kenceng juga nangisnya).
Banyak kosakata yang sudah dipelajari olehnya.
Dan sehat dan pintar yah Ayra Safaluna Akhmad.

#Ayra3Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Hai semuanya, mau kasih tau untuk akun Instagram gw yang baru bisa langsung di follow sesuai dengan hobby masing2.

Untuk teman2 yang suka dengan jalan2 bisa follow @siabejalanmulu yah.

Untuk teman2 yang suka dengan photography bisa follow @abephotografx yah.

Ditunggu semuanya.

#SiAbeJalanMulu
#AbePhotograFX
  • Ayra dirumah rewel, kalo diajak jalan2 anteng sampe bisa tidur di tengah keramaian.
Ok baiklah kita mirip banget 😂

#Ayra2Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Happy Anniversary yang pertama dan seterusnya beb @rasi.dian semoga senantiasa kita selalu belajar akan semua hal agar lebih baik menjadi pasangan dan menjadi orang tua.
😘😘😘😘 #Ayra1Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Yeah 2 bulan Ayra Safaluna Akhmad.
Udah makin sering ketawa ketawa, kata2nya bertambah lagi, senyum2 manis yang bikin orang2 yg melihatnya melting.
Duh nak senyum kamu bahaya nih kyak senyum daddy.
😂😂😂
Cinta, sehat2 terus dan tumbuh pintar yah kesayangan Daddy dan Cinto.
Jalan bulan ke-3 kira2 kamu belajar apalagi yah?

#Ayra2Month
#ThisIsAbeDianStory 
#AyraSafalunaAkhmad
#Newborn
#newbornbaby
#newborngirl
#babygirl #babygirlnames
#dadanddaughter #dadanddaughtergoals #dadandbaby #dadanddaughtertime #dadanddaughterlove #dadanddaughterday #dadanddaughterdate
#ayahasionweekend
#ayahasi
#catatanayahasi
#bikinnyaberdua
#ngurusnyajugaberdua
  • Di kolong langit
Kau adalah doa,
Aku orang buta.
Di sajak para Raja
Kau adalah permaisuri.
Dan aku, sang sufi pada ayunan sepi. -andra dobbing

#abephotografx 
#abephotografxlandscape

Follow Me!

Statistics
  • 5
  • 909
  • 6,277
  • 61,368
Luar Negeri Travelling

Nyasar ke Malaysia 6-8 Feb 2016

By on 9 February 2016
Day 1 (6 Feb’16)
Niatnya nyelesaikan packing tapi apa daya ada film bagus, jadinya nonton dulu deh.
—-tring—-
Packing di sudahkan karena udah jam 4 kemudian di lanjutkan tidur hingga jam 8.
FYI: kalau mau bangun pagi gw selalu tidur di ruang tengah, karena kalau tidur di kamar takut bablas, karena gravitasi kasur lebih besar daripada gravitasi bumi. Hahaha…
Ketika bangun jam 8 tersadar blom 100% packing.
Jadi aja lanjut packing sambil sarapan dan leyeh2 sampe akhirnya mandi kemudian berangkat dianterin papa ke Terminal Damri Kayuringin Bekasi jam 10 lewat.
Ini cuma nebeng doang, gw bukan orang BEKASI loh.
Terima kasih atas pengertiannya.
Sampai di Terminal Damri sekitar jam 11 kurang dan langsung beli tiket menuju Bandara Soekarno Hatta.
Sampai di bandara jam 12.00 padahal pesawat gw jam 15.00WIB tapi datang 3 jam lebih awal lebih baik daripada terlambat 1 menit. *cerdas*
Gak pake lama siang ini udah laper segera makan yang ada disitu dan pilihan gw adalah Nasi Goreng Bakmi GM seharga Rp.46.000
mahalll cuyyy tapi porsinya banyak okelah gw bisa maklum karena ini juga di bandara. Hahahaha…
Yang gak bisa di maklumi adalah sebelah gw makan aja pake suap2an segala, pengen gw tabok pake tripod rasanya.
Ngiriii??
IYALAHH!!!
Gw lagi sendirian di bandara gini gak ada yang bisa gw suapin kan.
—–SKIP—–
Nunggu di gate 6 sambil posting foto trip sebelumnya di IG dan nulis blog ini lumayan seru loh (gampang mencari kesenangan).
14.30WIB saatnya boarding, semoga pramugari semua dan tidak ada pramugaranya. ^_^
18.15 (GMT+7) sampe di KL dan sepanjang perjalanan gw cuma tidur karena isi pesawatnya Pramugara semua. Hooaammm membosankan… bikin ngantuk aja, ternyata benar kata orang tua “yang di harapkan belum tentu sesuai dengan kenyataan” dan terlalu berharap itu bisa sakit banget tidak sesuai dengan kenyataan (lah curhat).
Langsung pipis aja ke toilet sekalian isi air minum krn ada water dispenser di bandara, lumayan hemat air. Tapi karena dispenser air bersihnya sebelahan dengan Tandas (baca: Toilet dalam bahasa Malaysia) wanita maka fotonya seperti ini, gw cowok 100% yang straight. Thank you.
Biasakan untuk selalu membawa botol minum setiap bepergian yah.
Info aja nih kalo males jalan kaki mendingan naik Buggy Car aja, gratis kok.
Gratisan dan hemat tenaga

Tujuan selanjutnya yaitu mencari sim card local yang di rekomendasikan oleh backpacker Indonesia di http://www.backpackerindonesia.com/ dan dari sekian banyak pilihan akhirnya gw pilih DIGIMON…ups..maksudnya Digi Card. Harganya pilih yang paling murah aja RM 20 udh sama paket data 500Mb untuk seminggu, pulsa RM 10 dan di aktifkan oleh penjualnya.

Lalu langsng ke KAUNTER BAS untuk beli tiket ke KL sentral seharga RM 11.
Rencananya kami pergi ber-7 tp gw iseng berangkat duluan jadinya ketemuan sama yang lainnya di KLIA2 (Kuala Lumpur International Airport) jam 12 malam waktu malaysia. Lumayan ada 6 jam untuk kelayapan sendirian. YES!!!

Sekitar jam 8 gw sampe di KL Sentral dan langsung menuju ke Bukit Bintang menggunakan LRT, biasanya di Singapore bilang MRP begitu disini bilang MRT gak ada yang paham, baru paham setelah gw bilang TRAIN. Hahahaha gw yang salah juga sih.

koin ajaib untuk naik Rapid KL

KL Sentral – Bukit Bintang RM 2.50 (Jalur Hijau) tapi gw transit dulu ke Mesjid Jamek karena gw di Jalur Merah lalu pindah ke Jalur Coklat dan transit ke Hang Tuah di jalur Hijau.

Kemanapun kalian pergi, ikuti peraturan yang ada kalau tidak mau ada masalah.

Begitu sampai bukit bintang jalan-jalan sebentar lewat depan Pavillion Mall kemudian bertemu dengan anak anak gaul Malaysia dengan gaya berpakaian yang begitulah dan tiba tiba hhhmmmm……
GW MERASA TIDAK AMAN karena papan WARNING Maling ada dimana mana.

!@#$%^&*())(*&^%$#@@!&*()*&$##$%
Tingkat kewaspadaan di tingkatkan setinggi tingginya, hindari dari tabrakan dengan orang, tas kecil di letakan di depan dan rasakan kantong celana apabila ada yang mencoba macam-macam segera teriak dan patahkan tangannya.

Ditengah keadaan seperti itu perut gw tiba-tiba berbunyi karena ternyata gw kelaperan, yah mau tidak mau harus mencari makan dan yang paling dekat dengan gw adalah McD tp di tengah antrian gw merasa tidak nyaman jadi gw putuskan untuk kembali ke KL Sentral pakai  LRT RM 2.50 di lanjutkan ke KLIA2 naik KLIA express. (itu rencana gw karena melihat Peta Kereta Malaysia yang gw dapatkan dari internet)

Sampai di Kirain harga tiketnya berapa yah ternyata RM 55, Anjirrrrrr….. udah depan loketnya mau gimana lagi yaudahlah bayar, hitung hitung bayar pengalaman naik kereta executive di KL lumayan juga menghemat waktu karena jarak tempuh ke Airport hanya 33 menit dan di lengkapi dengan WiFi up to 3Mbps.. Padahal di Indonesia mah naik kereta ekonomi mulu.

Suasana di dalam KLIA Express sangat bersih tapi agak sepi karena hanya ada beberapa orang didalam gerbong ini, mungkin karena sudah malam juga yah jarang yang memakai kereta cepat ini.

Mungkin memang sudah kodrat manusia yang suka melanggar aturan yah, padahal sudah ada aturan untuk tidak menaikan kaki ke atas bangku

tapi tetap saja peraturan di buat untuk di langgar.

Sampe di KLIA2 langsung cari makanan murah halal tapi dapetnya KFC juga seharga RM 12.05 hahahaha, luamayan untuk mengisi kekosongan perut ini.

Day 2 (7 Feb’16)

Kiri – Kanan ( Esty, Agung, Fenty, Mak Fadlun, Waluyo)
Setelah isi perut segera bergegas ke tempat penjemputan karena harus ketemu sama temen lainnya yang  baru landing jam 00.04 by Lion Air.
Tik tok tik tok 45 menit berlalu mereka blom nongol, gw yakin mereka ke wc, isi minum kemudian foto foto deh. Hadeuhhhh….
Dan akhirnya 1 jam menanti barulah mereka muncul.
Setelah kami berkumpul, langsung menuju loket bus untuk ke Melaka dan ternyata sampai disana tiketnya habis untuk keberangkatan jam 01.15AM dan kembali berangkat jam 06.30AM yah mau tidak mau harus stay di bandara dan tiketnya baru bisa di beli jam 05.00AM.
Cari tempat tidur yang gratis sajalah yaitu ikut ikutan orang tidur di karpet

karena tempat yang biasa di pakai untuk tiduran telah terisi penuh,

Sebenarnya ada tempat tidur CAPSULE dibandara dimana tidurnya itu di dalam kontainer, terlihat cukup menyenangkan dan unik tapi kami terlalu malas untuk kesana, lagipula sepertinya biaya untuk tidur di CAPSULE lumayan mahal untuk backpacker.
Jam 04.30 kami bangun untuk mencoba peruntungan membeli tiket ke Melaka.

Jam 06.30 bus kami berangkat menuju Melaka yippeee…

Oia ini kita pakai Bus StarMart express seharga RM 24.30 dengan massage chair, enak banget untuk menempuh 2 jam perjalanan dengan jarak kurang lebih 165km bisa tidur nyenyak.
Menurut info yang kami dapat di Internet untuk tiket bus StarMart Ekspres harganya RM 35 dan Transnasional harganya RM 23, tapi ketika gw menanyakan harga tiket kedua bus tersebut ternyata harganya sama yah jadi pilih bus yang berangkat paling awal saja.

Setelah 2 jam berlalu maka sampailah kami di Melaka Sentral.

kita langsung menuju Bangunan Merah dengan menggunakan Bas Panorama No.17, tiketnya dibeli di dalam bus seharga RM 1.50.

Didalam Bas Panorama

Sesampainya di tempat tujuan langsung bergegas mencari sarapan di daerah Dataran Pahlawan, Pagi ini belum banyak tempat makan yang buka jadi kita makan nasi lemak dan nasi ayam saja seharga RM 6 dengan porsi cukup banyak untuk sarapan di Restoran Ehsania Tiga.

Setelah perut terisi saatnya cekrek cekrek.

Ganteng dikit cekrek…..
Cantik dikit cekrek…..
Gaya dikit cekrek…..
Manyun dikit cekrek…..
Jelek dikit di cekek…

Marine Museum
Christ Church Melaka
Jonker Street
Kincir Air Kesultanan Melayu Melaka
Memorial Pengisytiharan Kemerdekaan
Astana Taming Sari
Melaka River

Ketika waktu sudah menunjukan jam 1 siang maka kita bergegas untuk kembali ke KL Sentral karena tujuan selanjutnya adalah Mesjid PutraJaya

Tiket Bas ke Melaka Sentral

15 menit menanti akhirnya bus kami datang tapi harganya berbeda menjadi RM 2 padahal pagi tadi masih RM 1.50 mungkin harga akan berbeda menurut jam.

Jam 01.20PM baru sampai di Melaka Sentral, jalurnya macet banget ketika baliknya menjadi lebih dari 30 menit.
Sesampainya di Melaka Sentral kami pun bergegas membeli tiket ke KL sentral seharga RM 10 untuk keberangkatan jam 03.30PM

setelah kami memutari semua locket ternyata ada yang 2.30PM tapi tiket terlanjur di beli yasudahlah, lumayan waktu untuk selonjoran dulu walau sepertinya tujuan selanjutnya ke PutraJaya akan gagal karena bakalan telat sampainya.
Siap siap putar haluan nih.
Biar gak ngantuk beli es krim sundae McD dulu seharga RM 1.
Beberapa saat bus datang kami langsung berangkat menuju ke KL Sentral dan di lanjutkan ke Bukit Bintang karena Hostel yang kami sewa berada disana.
Setelah sampai di Hostel langsung mandi dan leyeh leyeh sebntar kemudian di lanjutkan makan malam dan jalan jalan menuju KLCC tempat dimana Twin Tower Petronas berada.
Kami ke KLCC menggunakan Shuttle Bus gratis dari pemerintah Malaysia yang bertulisankan GO KL.
Sampai di KLCC kami langsung makan di Food Court Suria KLCC dan gw sendiri memilih chicken BBQ + rice seharga RM 13 (dengan mineral water).
itadakimasu

Seusai makan kami langsung bernarsis ria dengan segala macam pose di depan Twin Tower Petronas.

FYI: didepannya twin tower ini foto-foto seperti menguasai tempat tersebut, maaf seperti di trip trip sebelumnya urat malu kami sudah tiada. Hahahaha…
Tiba tiba ada 1 keluarga datang menghampiri dengan bahasa indonesia logat chinese meminjam tongsis gw untuk di hp nya, walahhh.. jelas beda cuy gw pake Action camera bukan untuk hp, sini gw yang fotoin saja.
Gw fotoin mereka berkali kali dengan berbagai macam gaya hingga foto usai kami ngobrol ngobrol sambil mendengarkan cerita mereka yang ternyata tadi siang mereka datang ke Genting untuk berjudi, karena mereka kalah lalu mereka berfikir ‘mungkin karena judi itu dosa jadinya kita kalah yah’. Hahahahahaha….
Ngomong ngomong keluarga tersebut berasal dari Planet Bekasi di Kemang Pratama.
HELLAAUUUWWW….
Udah liburan nyebrang negara tetap aja ketemu orang Planet Bekasi. LoL (Just kidding).
Foto sudah…
Ngobrol sudah…
Saatnya kami pulang karena tersadar waktu telah menunjukan jam 23.00 dan saat itu pula bus GO KL yang kami naiki sebelumnya itu telah selesau beroperasi, pilihan berikutnya adalah naik bus yang ada atau jalan kaki ke penginapan yang jaraknya +- 1.5Km di maps.
Kami memutuskan untuk jalan kaki sehingga bisa menikmati jalanan disini sambil foto foto.

Sempet mampir ke 7-11 untuk istirahat sejenak dan dilanjutkan ke penginapan.
Sampai di penginapan semuanya tepar karena kelelahan.
—–Good Night KL from Bukit Bintang—–

Day 3 (8 Feb’16)
Pagi menjelang, ayam berkokok tapi kami masih selimutan diatas kasur, mata terpejam tapi pikiran sudah mulai jalan jalan hingga pada saatnya kami memaksa diri ini untuk bergegas memulai trip hari ini.
Jam 08.10AM kami sudah siap berangkat menuju ke Batu Cave, dari Bukit Bintang kami ke Stesen KL Sentral RM 2.50 dan sampai di KL Sentral di lanjutkan dengan KTM Komuter seharga RM 2.60 untuk menuju ke Stesen Batu Caves yang akan berangkat jam 09.24AM, diperjalanan ke Batu Caves, sebelum memulai perjalanan ke Batu Caves kami menitipkan tas kami di KL Sentral seharga RM 20 per locker, karena tas bawaan kami cukup besar maka dari itu kami menyewa 2 locker yang akan di ambil paling lama jam 00.00 AM, cukup meringankan pundak hanya dengan bayar segitu kami bisa mulai perjalanan pagi ini dengan ‘istimewa’.
Menuju Batu Caves bisa tidur selama 30 menit dan tidak perlu cemas karena Stesen Batu Caves adalah yang terakhir, kalau tidak tidur bisa menikmati pemandangan KL dari jendela.

Sampai di Stesen Batu Caves

langsung kita menuju Ramayana Caves

 

 

Dengan membayar tiket RM 5, disini kita bisa melihat cerita tentang Ramayana yang di ilustrasikan oleh patung yang di buat didalam sini.

 

Setelah keringetan dan capek didalam Ramayana Caves, langkah kaki ini berlanjut ke kuil tempat ibadah umat hindu dengan menaiki ratusan anak tangga hingga mencapai goa dimana didalamnya terdapat kuil.
Disebelah kiri patung terdapat ratusan anak tangga yang harus dilalui untuk mencapai kuil tersebut.
dilarang memakai celana pendek, untuk turis yang datang akan disewakan kain sebagai penutup.
untuk mereka yang ingin beribadah harus melepas alas kaki
272 anak tangga yang harus di lalui
kuil yang terdapat diatas ratusan tangga tersebut
Pemandangan dari tangga tersebut.
Ketika waktu telah menunjukan 12.00PM saatnya bertolak ke KL Sentral dengan tiket RM 2.60 karena tujuan selanjutnya adalah Genting Highlands.
Sesampainya kami di KL Sentral cacing di perut sudah bergejolak langsung santap siang di La Cucur Express

dengan memesan Nasi Tomato dan Air Kosong Sejuk RM 14.70

Selepas makan siang kita hunting tiket menuju Genting di KL Sentral tapi sayangnya jam 04.00PM baru berangkat, puter otak kemudian kita gambling ke Stesen Gombak untuk beli tiket disana.
Ticket dari KL Sentral menuju Gombak seharga RM 4.20.
Sampai di Gombak sekitar 02.30PM dan kami menghadapi kendala yaitu tiket bus sudah berlalu yang jam 02.00PM, bus selanjutnya adalah jam 05.00PM.
Jeng jeng jeng….
Disaat itu juga kami di hadapi oleh Driver yang bersedia mengantarkan kami ke SkyTrain dengan Biaya RM20 memakai mobil pribadi dengan menawarkan tempat untuk mampir ke Coklat Gallery dan Kebun Strawberry.
Karena dompet menipis maka kami tidak tinggal diam menghadapi harga seperti itu maka terjadilah tawar menawar hingga di sepakati totalnya menjadi RM110 dibagi 7 orang menjadi RM 15.7, lumayan daripada lumanyun.

Sepanjang perjalanan driver kami yang bernama Asrul ini ramah dan berkenan untuk menjawab semua pertanyaan aneh yang kami ajukan hingga dia bercerita tentang penumpangnya kemarin asal Indonesia juga yang berkata bahwa jalan di Indonesia banyak ‘Polisi Tidur’ seketika Asrul kaget karena ada banyak Polisi Tiduran dijalanan Indonesia, setelah dijelaskan kepada penumpang tersebut barulah Asrul paham bahwa yang di maksud adalah Bonggol dalam bahasa Malaysia. Hahahaa….
Hampir mencapai Genting Highlands Asrul meminggirkan mobilnya ke Gallery Coklat tempat untuk membeli oleh-oleh khas orang Indonesia (kalo temennya travelling orang Indonesia ngucapin ‘oleh oleh dong’ bukannya ‘have fun’ seperti orang dari negara lain).
Setelah mampir ke Gallery Coklat dilanjutkan ke Kebun Strawberry, sampai didepan loket tertera harga RM8, setelah di pikirkan lebih baik langsung lanjut ke Genting saja daripada harus mampir ke Kebun Strawberry, karena di Bandung juga ada Kebun Strawberry seperti ini.
Sampai di Genting kami di hadapi lagi dengan masalah kendaran yaitu tiket bus untuk kembali ke Stesen Gombak telah habis.
Pertanyaan di benak kami adalah bagaimana bisa tiket bus berangkat ke Genting masih tersedia tapi tiket pulangnya sudah habis?
Kami memutuskan untuk bertanya ke locket tentang transportasi dari Genting ke Stesen Gombak dan jawaban mereka adalah Teksi.
Kami berkesimpulan mungkin ini yang namanya berbagi rejeki kepada kepada lainnya, ketika tiket bus telah habis karena jumpah tiket kembali lebih sedikit daripada tiket pergi maka kendaraan penggantinya adalah Teksi atau Driver pribadi seperti Asrul.
Yasudahlah itu nanti saja kami pikirkan karena sudah sampai di Genting maka kami langsung antri beli tiket RM 12.80 untuk PP/orang.
Dari antrian beli tiket hingga ke pintu masuk Genting Skyway itu ngantrinya PANJAANNGGGGGGGG BANGETTTTTTTT!!!!!!!!!! Ini antrian lebih panjang daripada di Dufan, tapi mirip dengan antrian Galactica dan Transformer 4D di Singapore.
Hampir 1 jam 30 menit kami baru mendapatkan SkyWay, untungnya kami membeli mineral water terlebih dahulu yang 1500ml dengan harga RM5.30 (mahal juga beli minuman disini).
Yeahhhh….. akhirnya Genting Highlands I’m Cumming, ehhh Coming maksudnya, sorry typo.
..krik krik..krik krik..

Yeahhhh… di gondala ini goyang goyang hingga Agung teriak teriak sampe pegangan celana dan duduk dibawah. Hahahaaha…

Uniknya disini adalah sesampainya di Genting Highlands kami tidak berniat untuk turun, karena kami beli tiket PP jadi langsung kembali ke Genting, sesampainya di Genting driver kami yang sebelumnya mengantar tidak bisa menjemput karena masih dengan tamu lainnya jadi kami harus mencari driver lain dengan harga yg bersahabat, sampai akhirnya kami dapat harga yang lebih baik dari Teksi yaitu RM20 hingga Stesen Gombak,
Ditengah perjalanan kami di tawarkan untuk di antar ke KL atau kemanapun dengan biaya tambahan, tapi kami tidak mau karena harga yang ditawarkan tidak sesuai dengan harapan kami, jadinya kami tetap ke tujuan awal yaitu Stesen Gombak dengan harga total RM140, tapi di tengah jalan tiba-tiba stesen gombak terlewat karena driver asik mengobrol dengan kami hingga dijalan kami melihat Twin Tower.
Disituasi tersebut kami bingung tapi driver hanya tertawa saja maka saat itu juga terjadi kesepakatan dengan total RM170 kami akan di antar ke KL Tower. Hahahaha…. sungguh beruntungnya kami dapat harga murah (tidak dalam argo) dan tidak perlu naik turun LRT. Tapi kalau kita pakai argo akan lebih murah RM 50 loh.
Sampainya di lobby KL Tower kami dihampir seorang wanita muda yang menawarkan ticket kemudian membawa kami menuju locket ticket di lantai atas, sesampainya di atas kami ditawarkan ticket seharga RM94 (lebih murah dari tiket regular, bukan calo loh) untuk akses ke Roof Tower dan Observation Tower.
Mendengar harga segitu kami berfikir kembali apakah segitu pentingnya ke atas didalam waktu yang tidak banyak ini karena saat itu sekitar jam 08.00PM dan kami masih mengejar StarBus dari KL Sentral menuju ke KLIA2 jam 11.30PM.
Kami memutuskan untuk foto dari depannya saja dan menunggu shuttle bus untuk membawa kami turun ke bawah, karena jalannya ke KL Tower agak muter muter sekaligus kami hemat tenaga karena belum makan malam.
itu jam tangan gw
Setelah turun dari Shuttle bus dan ketemu jalan utama kami menanti kedatangan bus GO KL lagi yang melewati jalan tersebut tapi hingga 20 menit bus tersebut tidak kunjung datang maka kami jalan kaki lagi menuju Stesen Bukit Bintang bermodalkan GPS di Handphone.
Jalan yang tidak terlalu panjang kira kira 1.2Km kami lalui dengan senda gurau dan sedikit terburu buru karena mengejar waktu.
Sesampainya di Stesen Bukit Bintang kami langsung beli tiket ke KL sentral seharga RM2.50.
Diperjalanan kami di kejutkan dengan suara cacing diperut ini yang sudah melakukan ‘demo’ menuntut makanan, oleh karena itu sampai di KL Sentral kami menuju McD dan memesan makanan andalan kami, gw sendiri memesan:

Fillet o fish + french fries + coke = RM 7.95
Kemudian ditambah dengan:
Milo RM3.70
Samurai Jr.Burger seharga RM4 karena no rice=no eat alhasil makan 2 burger baru kenyang. Hahahaha…
Setelah makan, waktu menunjukan jam 10.58PM yang artinya tersisa 32 menit untuk bergegas ke KLIA2, tanpa berfikir panjang kami langsung menuju locker penitipan barang untuk mengambil barang barang kemudian langsung menuju eskalator kebawah ke lokasi StarBus dan membeli ticket seharga RM11, jam 11.30 bus pun berangkat menuju KLIA2 dan diputuskan malam ini kami menginap di bandara saja supaya besok tidak kesiangan karena pesawat menuju Aceh dari KL jam 07.55.
Perjalanan dari KL Sentral ke KLIA2 kira kira 1 jam waktu normal, tapi ditengah malam gini dengan jalan tol yang sepi kami sampai ke KLIA2 kurang dari 1 jam.
Oke… sesampainya di KLIA2 kami cari tempat untuk tidur dan melakukan hal bodoh yaitu menghitung uang di bandara.

Hasilnya kami diliatin oleh orang-orang dengan mata yang menatap kami tajam seolah mata dan tattonya menginginkan uang kami, malam itu mencekam dan lebih hati-hati merapatkan barang berharga saat kami tidur.
Tak lama berselang orang-orang yang menatap kami sudah kumpul bersama teman-temannya dan tidak memperhatikan kami lagi disaat itu pula tiba tiba kami terlelap dalam buaian mimpi dan harapan indah sambil mengucapkan sampai jumpa matahari pagi.

—–Good Night KL—–

Ada yang ketinggalan dan pasti kalian tungguinkan, ini gw kasih rincian biaya selama di KL.
Day 1:
RM 20      = Beli sim card Digi berikut dengan paket datanya.
RM 11      = Bus dari KLIA2 ke KL Sentral
RM 2.50   = LRT dari KL Sentral ke Bukit Bintang
RM 2.50   = LRT dari Bukit Bintang ke KL Sentral
RM 55      = LRT Express dari KL Sentral ke KLIA2
RM 12.05 = Makan malam di KFC KLIA2
————-+
RM 103.05 Total pengeluaran hari pertama
Day2:
RM 24.30 = Dari KLIA2 ke Melaka Sentral
RM 1.5     = Bus dari Melaka Sentral ke Christ Church Melaka
RM 6        = Breakfast di Dataran Pahlawan
RM 2        = Bus dari Christ Church Melaka ke Melaka Sentral
RM 10      = Bus dari Melaka Sentral ke KL Sentral
RM 2.5     = LRT dari KL Sentral ke Bukit Bintang
RM 13      = Makan malam di Suria KLCC
RM 25.70 = Hostel di Bukit Bintang (Total 3 kamar RM 180 dibagi 7 orang)
————-+
RM 85 Total pengeluaran hari kedua
Day 3:
RM 2.50 = LRT dari Bukit Bintang ke KL Sentral
RM 5.70 = Locker di KL Sentral (Total 2 Locker RM 40 di bagi 7 orang)
RM 2.60 = LRT dari KL Sentral ke Batu Caves
RM 5      = Ticket masuk ke Ramayana Caves
RM 2.60 = LRT dari Batu Caves – KL Sentral
RM 14.70 = Makan siang di La Cucur KL Sentral
RM 4.20   = LRT dari KL Sentral ke Gombak
RM 15.70 = Taxi dari Gombak ke Skyway Station.
RM 12.80 = Ticket kereta gantung PP Genting Highlands.
RM 24.30 = Taxi dari Skyway Station ke KL Tower
RM 2.50  = LRT dari Bukit Bintang ke KL Sentral
RM 15.65 = Makan malam di McD KL Sentral
RM 11      = Bus dari KL Sentral ke KLIA2
————-+
RM 119.25 Total pengeluaran hari ketiga
Total pengeluaran 3 hari di Malaysia
RM 103.05 + RM 85 + RM 119.25 = RM 307.3 dikali Rp.3300 (rate kurang lebih) = Rp.1.014.090
Kira-kira seperti itu rincian pengeluaran per orang, ada juga nih tips untuk kalian supaya pengeluarannya bisa di bawah itu (ditandai dengan tulisan warna hijau stabilo), simak tips berikut ini.
Day 1:
  • Gak usah beli sim card local kalau kalian percaya diri dan merasa tidak perlu mencari info apapun disini, maka kalian hemat RM 20.
  • Pakai Bus saja seharga RM 11 kalau tidak ada yang penting untuk ke KLIA2, kalian bisa hemat RM 44. Kalau gw saat itu mengejar waktu untuk ketemu teman di KLIA2 dan salahnya tidak cek harga tiket KLIA Express terlebih dahulu.
  • Kalau kalian tidak suka makan banyak, bisa pesan 1 Mc Chicken di McD seharga RM 4, dan kalian bisa hemat RM 8.05
Day 2:
  • Kalau kalian bisa sarapan hanya dengan roti biasa yang bisa di beli di 7-11 seharaga RM 1, maka kalian bisa hemat RM 5.
  • Kalau makan malamnya di Mcd lagi dengan burger seharga RM 4, maka kalian bisa hemat RM 7.
  • Kalau penginapan kalian bisa dapat yang harganya RM 20 per orang maka kalian bisa hemat sekitar RM 5.70
Day 3:
  • Apabila kalian mau menggendong tas kalian sepanjang perjalanan maka kalian bisa hemat RM 5.70
  • Kalau tidak ingin masuk ke dalam Ramayana Caves bisa hemat RM 5, untuk ke Patung Murugan tidak di kenakan biaya.
  • Makan siang dengan burger McD lagi seharga RM 4, maka bisa hemat RM 10.70.
  • Perjalanan dari Gombak ke Skyway menggunakan bus seharga RM 9.80 bisa hemat sekitar RM 5.60 (jadwal bus ada di bawah ini)
  • Perjalanan dari Skyway Station ke Gombak menggunakan bus seharga RM 3.40 di sambung dengan LRT menuju ke KL Sentral RM 4.20 dilanjutkan ke Bukit Bintang RM 2.50 untuk mendapatkan bus GOKL ke KL Tower, bisa menghemat sekitar RM 14.20.
  • Makan malam dengan burger McD sampe bosen seharga RM 4, dan bisa hemat RM 11.65
Semua makanan butuh minum, jadi kalian sediakan botol, dan beli air mineral atau isi air di dispenser air bersih supaya bisa menghemat pengeluaran.
Lebih baik ke Genting terlebih dahulu setelah itu baru ke Batu Caves untuk menghemat tiker perjalanan.
Total hemat dalam 3 hari itu sebesar RM 142.6 atau setara dengan (Rp.470.580), nyaris hemat 50% dari harga yang gw keluarkan bukan, tapi semua kembali kepada waktu dan perut kalian, pesan gw jangan sampai kalian sakit di saat liburan hanya karena ingin berhemat.
Tambahan:
Jadwal Bus Gombak – Skyway Station
TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT